Bitcoin Sentuh Level 'Terjual Berlebihan' Terparah Sepanjang Sejarah, Tapi Analis Peringatkan Tekanan Belum Usai

Kuro News
0

Bitcoin capai level oversold terparah sepanjang sejarah berdasarkan RSI mingguan, namun tekanan jual dari posisi short futures dan arus keluar ETF

Thumbnail

Bitcoin Sentuh Level 'Terjual Berlebihan' Terparah Sepanjang Sejarah, Tapi Analis Peringatkan Tekanan Belum Usai

illustration

📷 Image source: cryptoslate.com

Sinyal Langka di Tengah Lautan Merah

Indikator Teknikal Menunjukkan Kondisi Ekstrem

Pasar kripto kembali diguncang volatilitas yang mendalam. Bitcoin, aset digital terdepan, baru saja mencatatkan sebuah rekor teknis yang jarang terjadi: level 'oversold' atau terjual berlebihan paling ekstrem dalam sejarah pergerakan mingguannya. Menurut analisis dari cryptoslate.com yang diterbitkan pada 2026-02-25T18:10:38+00:00, indikator Relative Strength Index (RSI) pada kerangka waktu mingguan untuk BTC menyentuh level terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini adalah momen yang membuat banyak analis duduk dan memperhatikan. RSI adalah alat ukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga, dan ketika nilainya jatuh ke area tertentu, sering dianggap sebagai sinyal bahwa penjualan mungkin sudah berlebihan dan koreksi bisa segera berakhir. Namun, apakah kali ini sinyal itu cukup kuat untuk membalikkan tren?

Detail Kritis yang Bikin Analis Masih Khawatir

Posisi Short di Futures Menggenggam Erat

Di balik sinyal oversold yang tampaknya menjanjikan itu, tersembunyi sebuah detail yang justru membuat para trader veteran merasa waspada. Laporan dari cryptoslate.com mengungkapkan bahwa posisi short atau taruhan pada penurunan harga di pasar futures Bitcoin masih sangat dominan dan bahkan mengencangkan cengkeramannya.

Apa artinya ini? Meskipun harga telah jatuh sangat dalam dan indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh jual, para pelaku pasar besar di derivatif justru masih bertaruh bahwa penurunan akan berlanjut. Sentimen bearish ini menciptakan tekanan jual yang berpotensi berkelanjutan. Sinyal dari chart mingguan mungkin menunjukkan titik jenuh, tetapi psikologi pasar di futures masih gelap.

Membaca Pergerakan Dana dan Likuiditas

Aliran Keluar yang Tak Terbendung

Tekanan jual tidak datang dari ruang hampa. Data dari artikel sumber menunjukkan adanya aliran keluar dana yang signifikan dari produk investasi Bitcoin seperti ETF. Dalam periode tertentu, tercatat arus keluar bersih lebih dari $500 juta hanya dalam beberapa hari.

Aliran dana seperti ini adalah bahan bakar bagi penurunan. Ketika institusi besar menarik dananya, likuiditas di pasar menyusut dan penjualan terpaksa dilakukan untuk memenuhi permintaan penarikan. Fenomena ini menciptakan sebuah siklus yang sulit dihentikan: harga turun, memicu lebih banyak penjualan, yang kemudian menarik lebih banyak dana keluar. Sinyal oversold di chart adalah sebuah lampu peringatan, tetapi tekanan fundamental dari aliran dana adalah mesin yang menggerakkannya.

Pola Siklus Bitcoin: Apakah Ini Bagian dari Rencana Besar?

Bagi pengamat jangka panjang, volatilitas seperti ini bukanlah hal yang sama sekali baru. Bitcoin memiliki sejarah panjang dengan siklus bull (kenaikan) dan bear (penurunan) yang dramatis. Menurut cryptoslate.com, beberapa analis justru melihat kondisi oversold ekstrem ini sebagai bagian dari pola pembentukan dasar atau 'bottoming process' sebelum siklus bullish berikutnya dimulai.

Pertanyaannya adalah, seberapa dalam dan lama proses pembentukan dasar ini akan berlangsung? Sinyal RSI mingguan yang ekstrem memberikan harapan bahwa fase penurunan utama mungkin mendekati akhir, tetapi dominasi posisi short di futures mengisyaratkan bahwa 'rasa sakit'—seperti yang diistilahkan dalam laporan—mungkin belum sepenuhnya selesai. Pasar seolah sedang berada dalam pertarungan antara sinyal teknis yang ultrajenuh jual dan sentimen pasar yang masih sangat pesimis.

Peran Pasar Futures dalam Memperpanjang Penderitaan

Mekanisme Leverage dan Liquidasi

Pasar futures Bitcoin, dengan produk leverage-nya, memainkan peran kunci dalam memperburuk atau memperpanjang tren. Ketika banyak trader memegang posisi short dengan leverage, dan harga mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan sekecil apapun, hal itu dapat memicu 'short squeeze'—situasi di mana para pemegang short terpaksa membeli untuk menutup posisi mereka, sehingga justru mendorong harga naik dengan cepat.

Namun, laporan cryptoslate.com mencatat bahwa situasi squeeze belum terjadi. Sebaliknya, posisi short justru semakin kuat. Ini menunjukkan keyakinan yang mendalam dari sisi bearish bahwa setiap kenaikan kecil hanyalah 'dead cat bounce' atau kenaikan sementara sebelum jatuh lagi. Keyakinan kolektif inilah yang menjadi 'detail' mengkhawatirkan yang bisa menunda pemulihan berkelanjutan, meski sinyal oversold sudah berkali-kali berteriak.

Perspektif dari Sisi Lain: Peluang dalam Krisis

Di tengah semua berita suram, selalu ada dua sisi mata uang. Bagi investor dengan modal sabar dan strategi akumulasi jangka panjang, periode tekanan ekstrem seperti ini justru sering dilihat sebagai peluang. Harga aset yang tertekan hebat, ditambah dengan sinyal oversold bersejarah, menciptakan zona yang secara historis memberikan imbal hasil yang besar bagi mereka yang berani masuk ketika semua orang ketakutan.

Tantangannya adalah timing. Membeli di saat sentimen sangat negatif dan analisis teknikal menunjukkan kemungkinan pembalikan membutuhkan nyali dan keyakinan pada fundamental jangka panjang Bitcoin. Ini adalah permainan psikologi antara ketakutan akan kerugian lebih dalam dan keserakahan untuk mendapatkan harga terendah. Laporan cryptoslate.com tidak memberikan ramalan, tetapi menyajikan fakta bahwa dua kekuatan yang bertolak belakang ini sedang beradu.

Apa yang Bisa Memicu Pembalikan Sesungguhnya?

Lalu, katalis seperti apa yang bisa mengubah narasi dan membuktikan bahwa sinyal oversold ekstrem itu benar adalah titik balik? Menurut analisis dalam artikel, pasar perlu melihat perubahan dalam dinamika futures. Pengurangan signifikan dalam posisi short atau serangkaian liquidasi short yang memicu squeeze bisa menjadi pemicu teknis.

Di sisi fundamental, aliran dana ke produk seperti ETF perlu berbalik dari negatif menjadi positif, menunjukkan kembalinya kepercayaan institusional. Tanpa perubahan dalam faktor-faktor pendorong ini, rebound dari level oversold berisiko hanya menjadi kenaikan sementara sebelum penjualan berlanjut. Pasar menunggu sebuah katalis—berita makroekonomi, perkembangan regulasi, atau pergeseran sentimen besar—untuk mematahkan cengkeraman bearish di pasar derivatif.

Kesimpulan: Menunggu Konfirmasi di Tengah Ketidakpastian

Situasi saat ini menggambarkan ketegangan klasik dalam trading: sinyal teknikal yang sempurna berbenturan dengan sentimen pasar yang keras kepala. Bitcoin telah memberikan sinyal oversold paling kuat yang pernah dicatat pada chart mingguannya, sebuah fenomena yang dalam banyak kasus sejarah menandai area dimana risiko/reward untuk pembelian mulai menarik.

Namun, seperti yang ditekankan oleh cryptoslate.com pada 2026-02-25T18:10:38+00:00, 'satu detail'—yaitu cengkeraman kuat posisi short di futures—menyebabkan 'rasa sakit mungkin belum selesai'. Pelajaran untuk investor dan trader adalah untuk tidak hanya bergantung pada satu indikator, seberapa ekstrem pun itu. Pasar adalah permainan multi-dimensi antara teknik, psikologi, dan fundamental. Sinyal bottom ada di meja, tetapi pasar masih perlu memutuskan apakah akan membalikkan kartu itu atau tidak.


#Bitcoin #Kripto #PasarModal #Investasi #EkonomiDigital

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Out
Ok, Go it!
To Top